Donasi
← Semua Video Dampak Lingkungan

Asyiknya Obrolan Faiz Manshur dan Petani Cimenyan yang Diberdayakan

Bersama ratusan petani di daerah ini, selama berpuluh tahun menggarap ladang bertanam sayuran, tak pernah Empen merasakan kenikmatan melahap buah pepaya langsung di ladang saat terik memanggang tubuhnya bersama petani lain, plus dibawa pulang buat anak dan istri. Merasakan manfaat dahsyat menanam bibit pohon pepaya, Empen, menyambut baik nasihat Faiz Manshur untuk melakukan pembibitan. "Bertahap saja dulu membibit pepaya dari biji buah pepaya yang dimakan..." ajak Faiz Manshur. Silakan simak keakraban obrolan mereka. Dalam 4 tahun terakhir, ratusan petani Cimenyan seolah terbukakan jalan pikirannya. Tak terbayangkan sebelumnya bahwa mereka bisa menanam pohon buah. Bagi petani, membeli bibit pohon buah itu seperti impian mengawang-awang. Ribuan petani KBU, perlu dibantu diberdayakan. Ayo warga kota, bantu berderma produktif bagi para buruh tani!

Asyiknya Obrolan Faiz Manshur dan Petani Cimenyan yang Diberdayakan

Cerita Lapangan

Menanam Pohon, Memulihkan Tanah, Menguatkan Petani

Obrolan antara Faiz Manshur dan Mang Empen bukanlah obrolan transaksional antara pedagang dan pembeli. Bukan pula percakapan birokratis yang kaku antara rakyat dan pemerintah. Ini adalah dialog sederhana antara seorang penggerak pemberdayaan dan seorang petani yang sedang berjuang memperbaiki hidupnya.

Mang Empen adalah satu dari banyak buruh tani di Cimenyan, kawasan Bandung Utara, yang menerima bantuan bibit pohon dari Odesa Indonesia bersama para donatur. Bantuan itu berupa bibit pepaya dan berbagai pohon buah-buahan seperti alpukat, durian, jeruk, nangka, mangga, jambu, sirsak, belimbing, lengkeng, dan pohon produktif lainnya.

Cimenyan adalah wilayah perbukitan yang menghadapi banyak persoalan. Sebagian lahannya gundul, tanahnya rusak, sumber air terancam, dan tekanan ekonomi membuat banyak petani kecil hidup dalam keadaan sulit. Mayoritas warga bekerja sebagai petani penggarap dan buruh tani. Di tengah keadaan itu, masalah kemiskinan, rendahnya pendidikan, kekurangan gizi, air bersih, dan sanitasi masih menjadi kenyataan yang dialami banyak keluarga petani.

Di sinilah program penanaman pohon buah menjadi penting. Bibit pohon bukan hanya bantuan tanaman. Ia adalah jalan pemberdayaan. Dari pohon yang tumbuh, petani memiliki harapan tambahan penghasilan. Dari akar yang mencengkeram tanah, lahan kritis perlahan dipulihkan. Dari daun dan tajuk pohon, udara diperbaiki, air dijaga, dan ekologi desa diperkuat kembali.

Selama ini, petani sering kali hanya dilihat sebagai penyebab kerusakan lahan. Padahal, dengan pendampingan yang tepat, petani justru dapat menjadi aktor utama penyelamatan tanah, air, dan udara. Melalui pemberdayaan Odesa, para petani diajak untuk tidak hanya menanam demi panen, tetapi juga menanam demi masa depan lingkungan dan kehidupan generasi berikutnya.

Dalam video ini, Faiz Manshur berbincang akrab dengan Mang Empen. Percakapannya sederhana, cair, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari petani. Namun dari obrolan itu, kita bisa melihat makna besar tentang peran sosial manusia: membantu sesama, memulihkan lingkungan, dan membangun perubahan dari hal yang sangat konkret, yaitu menanam pohon.

Program penanaman pepaya dan pohon buah-buahan ini adalah bagian dari kerja panjang Odesa Indonesia dalam menghubungkan kebaikan donatur dengan kebutuhan nyata petani kecil. Setiap bibit yang ditanam bukan hanya memberi harapan panen, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar menyembuhkan tanah yang sakit, menjaga sumber air, menghasilkan oksigen, dan menguatkan ekonomi keluarga petani.

Dengan berdonasi, kita ikut menanam harapan. Bukan hanya untuk satu keluarga petani, tetapi juga untuk tanah, air, udara, dan masa depan desa.