

Bayangkan bagaimana rasanya kalau air mati atau akses air bersih mengering. Tentu saja kebutuhan untuk membersihkan diri, mencuci, dan kebutuhan lainnya akan terhambat. Apalagi air adalah hal yang paling banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kondisi kesulitan akses air bersih sudah dialami oleh masyarakat perbukitan bertahun-tahun lamanya.

Adanya perubahan iklim dan rusaknya kondisi ekologi di sekitar pemukiman warga menjadi salah satu penyebab semakin sulit untuk mendapatkan air bersih. Seperti halnya yang dialami oleh masyarakat di Kampung Sentak Dulang, Mekarmanik, Cimenyan, Kabupaten Bandung. Di sana terdapat 89 keluarga dengan lebih dari 312 warga yang tinggal dalam kondisi kesulitan air bersih.

Sebelumnya, Odesa Indonesia sudah membangun sumur bor yang bisa digunakan warga untuk mendapatkan air bersih. Namun, mereka tetap membutuhkan instalasi air ke rumah-rumah untuk memenuhi kebutuhan air bersih di masing-masing keluarga. Sehingga mereka juga bisa mengakses air bersih dari rumahnya masing-masing, seperti halnya kita yang tinggal di perkotaan.

Tanpa adanya pembangunan saluran air bersih ini, setiap warga harus mengambil air bersih di lereng bukit dengan akses jalan yang cukup sulit. Mereka hanya bisa mendapatkan beberapa ember air bersih setelah berjalan bolak-balik selama 1-2 jam. Sehingga dengan adanya pembangunan saluran air bersih ini akan menghemat waktu mereka yang bisa digunakan untuk hal produktif lainnya.

Donasi dan bantuan untuk membangun saluran air bersih ini sangatlah dibutuhkan, mengingat dana yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Berikut anggaran belanja yang dibutuhkan untuk pembangunan saluran air bersih bagi warga desa, termasuk biaya untuk tenaga kerja swadaya membutuhkan dana sebanyak Rp69.936.000.
Toren 5.000 liter (1 buah): Rp8.900.000
Toren 200 liter (1 buah): Rp3.550.000
Sokrat luar HDPE 1/2 inc (120 buah): Rp1.020.000
Sokrat dalam (120 buah): Rp1.800.000
Tutup meteran (60 buah): Rp5.400.000
Stoper 1/2 inc (60 buah): Rp2.880.000
Stoper 1 inc (2 buah): Rp196.000
Soket HDPE 1/2 inc (120 buah): Rp2.520.000
Leter T HDPE 1 inc (60 buah): Rp2.520.000
Meteran air (60 buah): Rp18.000.000
Pipa HDPE 1/2 inc (3 roll): Rp6.000.000
Pipa HDPE 1 inc (4 buah): Rp10.400.000
Kabel (150 meter): Rp2.250.000
Panel ladar (1 buah): Rp1.500.000
KwH listrik (1 buah): Rp3.000.000
![]()
Menanti doa-doa orang baik