

Anak-anak petani desa yang pintar butuh kesempatan terus sekolah. Karena lahir dan berkembang dari keluarga yang kurang mampu, mereka butuh bantuan dari Anda.
Yayasan Odesa Indonesia sejak tahun 2016 rutin mengusahakan bantuan sekolah untuk anak-anak buruh tani di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Dari 15 penerima beasiswa saat ini, ada 9 anak yang sangat membutuhkan donasi guna memenuhi kebutuhan harian. Program galang dana ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan selama 1 tahun (November 2025 hingga Oktober 2026).

Penerima manfaat dari galang dana ini adalah anak-anak dari keluarga pra-sejahtera yang tidak bisa bersekolah. Dari 15 penerima beasiswa Odesa, ada 9 anak yang membutuhkan donasi dari galang dana ini. Mereka anak-anak buruh tani di Desa Mekarmanik, Desa Sindanglaya dan Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Anak-anak keluarga buruh tani tersebut tidak bisa melanjutkan sekolah karena orangtuanya hanya pekerja serabutan yang penghasilannya di bawah Rp 50.000 perhari. Untuk bersekolah di desanya tidak ada sekolahan dan perlu transportasi harian ngojek yang menyita biaya. Selain dari itu, ke sembilan anak tersebut memiliki kelebihan sebagai anak yang berprestasi sehingga perlunya dilakukan pengorganisasian dengan cara memasukkan ke pesantren di Al Mizan Majalengka. Tujuannya supaya mereka mendapatkan kesempatan belajar secara memadai.
Selama ini usaha donasi dari Yayasan Odesa Indonesia sudah terus dilakukan, bahkan untuk memenuhi siswa di luar galangdana ini. Dari keseluruhan 15 siswa penerima beasiswa, 9 anak ini yang belum mendapatkan sokongan secara memadai sehingga sering mengalami kekurangan biaya.

Tunjangan yang diperlukan untuk 9 anak adalah: Biaya harian makan Rp 20.000 perhari x 30 hari x 12 bulan= Rp 7.200.000 per anak. Tunjangan pakaian Rp 500.000 pertahun per-anak. Tunjangan alat sekolah Rp 500.000 pertahun per-anak. Tunjangan uang saku persemester Rp 200.000 x 2x pertahun= Rp 400.000. Total kebutuhan selama setahun untuk 9 anak adalah: Rp 81.900.000

Makanan harian, pakaian, tas sekolah, sepatu dan alat tulis menjadi kebutuhan mendasar bagi mereka. Hal ini yang akan membuat mereka bisa bertahan di pesantren dan memiliki kesamaan status sosial bersama anak-anak lain yang memiliki kemampuan bersekolah.
![]()
Menanti doa-doa orang baik